Mengenal Lebih Dekat Framework CodeIginiter (CI)

Sumber gambar : www.codeigniter.com

Pagii! Sepertinya ini baru kali pertama saya menyampaikan selamat pagi tapi dari blog, 2016 harus beda dong #halah OK! Jadi gini ceritanya, saya lagi pingin mengulik dan ngoprek salah satu framework PHP namanya Codeigniter atau biasa dikenal CI (baca: Ce-I). Namun sebelum mengenal CI itu sendiri kita perlu tahu apa itu framework?

Framework dalam bahasa indonesia adalah kerangka kerja, dalam dunia per-progrograming-an, framework akan banyak membantu para developer untuk mudah dalam memahami mekanisme kerja dari sebuah aplikasi yang dibangun. Jadi ketika seorang developer mendapatkan sebuah proyek untuk membuat web aplikasi absensi misalnya, singkat cerita proyek selesai klien puas. Ketika si klien kembali memberikan job untuk sebuah web aplikasi perpustakaan bagi sang developer, dia tinggal mengembangkan framework dari proyek yang dia buat sebelunya. So, framework bisa diartikan koleksi atau kumpulan potongan-potongan program yang disusun atau diorganisasikan sedemikian rupa, sehingga dapat digunakan untuk membantu membuat aplikasi utuh tanpa harus membuat semua kodenya dari awal. Pengertian ini saya dapat dari buku “Membangun Web Berbasi PHP dengan Framework CodeIgniter” terbitan Lokomedia 2010. Gimana sudah mafhum ente? 😀 semoga sudah ya..

Oke kita lanjutkan dengan apa itu CI? Menurut wikipedia CodeIgniter is an open source rapid development web application framework, for use in building dynamic web sites with PHP. “Walah opo kui?” Jadi intinya adalah CI itu framework web aplikasi yang open source atau bisa dikembangkan lagi, framework ini bisa digunakan untuk membuat website yang dinamis berbasiskan PHP.

Sebenernya selain Framework CI itu masih banyak yang lainnya, sebut saja Panada, Ruby, Yii, Zend, CakePHP, Symfoni, Ext JS dan lain-lain. Lantas kenapa saya mengambil CI? alasannya adalah karena saya masih newbie dan menurut dari buku yang saya baca hehe.. framework CI ini memang sesuai untuk pemula dengan konfigurasi minimal namun dengan performansi yang handal. Untuk kelebihan CI yang lainnya adalah framework ini menggunakan konsep MVC (Model-View-Controller) dan ini mempermudah struktur dan kelengkapan dokumentasi codingnya, selain itu tentunya kerapian kode (clean and healthy code), dan terakhir adalah ukurannya yang ramping membuatnya lebih cepat diakses dibandingkan framework yang lainnya.

Nah bagi temen-temen yang ingin mendownload framework ini bisa merapat ke websitenya www.codeigniter.com Next posting saya akan sharing bagaimana memulai coding menggunakan CI.

Mengenal Lebih Dekat Framework CodeIginiter (CI)
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *