What will I say?

“Afif nanti kamu punya tugas a, b, c dan bla bla…”

Begitulan bosku waktu itu memerintahkan aku ketika akan ada sebuah event. Dan tantu waktu itu saya jawab “Siap!” dengan sigap. Ketika semua sudah masuk dalam task list dan tinggal eksekusi di waktu event, tiba-tiba dapat tugas baru. “ Afif kamu ambil gambar dari setiap ujung venue ya?!…  dan jangan lupa crowdnya juga kamu ambil.. dan waktu pengangkatan bendera dan bla bla.. “ *tepok jidat* satu tugas belum selesai sudah tambah lagi. Tapi untung di spot tempat saya punya gawe buat ngatur lomba game udah ada yang handle..i think I’ts fine. So what next..?

The message entering to my inbox  ”afif kamu tolong update di socmed ya.. bla bla” –> saya sih nggak keberatan karena memang sudah tugas saya dari awal, malah terkesan mengingatkan meski konten yang diminta di update adalah khusus untuk event yang sedang berlangsung waktu itu.

Ya.. mungkin itu adalah resiko bagi saya sebagai karyawan yang punya bos super perfect rasanya tugas apapun akan diberikan kepada saya setiap ada sesuatu di benak Bos. Bahkan Si Bos pernah bilang bahwa corporate hanya membutuhkan orang-orang yang punya “kemauan”. Dalam interpretasi bahasa komunikasi dari si Bos saya punya kesimpulan bahwa ada 2 arti dari “kemauan” itu. Yang pertama adalah “kemauan” dalam arti niat mau untuk belajar dari setiap sesuatu apa yang baru dan yang dihadapi. Yang kedua arti dari “kemauan” disini adalah mau melakukan apapun yang diperintah oleh atasan atau dengan kata lain PALUGADA (aPa yAng Lo maU GuA aDA). *tepok jidat lagi*

Menurut saya sih masih fine-fine aja tentang apa yang diperintahkan Bos kepada kita, dikarenakan sekarang pun saya hanya berniat belajar banyak hal dari perusahaan ini.  Tapi mungkin berbeda dengan temenku sekantor yang sudah tidak betah karena tugasnya yang bejibun menggunung dan tidak sesuai ekspektasi dia sewaktu awal kerja sebagai designer grafis yang sudah menjadi obsesinya. Tentu temenku menjadi korban dari arti “kemauan” yang kedua. :(

So far so… good?! What will I say? confused. Kalo kamu?!.

What will I say?
Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *